Lewati ke konten
WPBisnis Documentation
Esc
navigateopen⌘Jpreview
Di halaman ini

Cara Mengatur Asal Pengiriman Multi-Origin (IndoOngkir Suite)

Panduan mengisi Jumlah Multi-Origin, Origin Text, dan Shipping Origin #1 hingga #N di tab IndoMultiOrigin WooCommerce.

Setelah Multi-Origin diaktifkan, langkah berikutnya adalah menentukan berapa banyak kota origin yang dipakai, lalu mengisi setiap slot Shipping Origin #N. Origin pertama berperan sebagai default ketika pelanggan belum memilih origin atau sistem butuh fallback.

Pengaturan ini bersifat global untuk seluruh toko. Setelah origin diisi, barulah tiap produk bisa dipilih: boleh dari semua origin aktif atau hanya origin tertentu lewat meta box di halaman edit produk.

Prasyarat

  • Checkbox Multi-Origin sudah aktif
  • Modul IndoOngkir dan lisensi valid
  • Daftar kota Indonesia dari database plugin dapat dimuat (koneksi normal)

Cara membuka pengaturan

  1. Buka WooCommerce → Pengaturan → IndoOngkir → IndoMultiOrigin.
  2. Pastikan Multi-Origin dicentang.
  3. Isi Jumlah Multi-Origin, Origin Text, dan setiap Shipping Origin #N.

Opsi yang tersedia

Label di admin Jenis Default Fungsi
Origin Text Teks (kosong, placeholder: Asal Pengiriman) Teks label di produk, cart, checkout, dan order
Jumlah Multi-Origin Angka 5 Jumlah slot origin maksimal. Mengontrol berapa field Shipping Origin #N ditampilkan
Shipping Origin #1 (Default) Select (kosong) Kota asal utama / fallback
Shipping Origin #2#N Select (kosong) Kota asal tambahan. Slot tanpa kota valid ditandai Not setup di edit produk

Langkah-langkah

1. Tentukan jumlah gudang atau kota

  1. Hitung berapa lokasi pengiriman aktif yang benar-benar dipakai (misalnya 3 gudang: Jakarta, Surabaya, Bandung).
  2. Isi Jumlah Multi-Origin dengan angka tersebut (boleh lebih besar jika ada rencana ekspansi, tapi slot kosong sering bikin bingung saat edit produk).
  3. Simpan agar jumlah dropdown origin diperbarui.

IndoOngkir Multi Origin

2. Isi Origin Text

  1. Tulis label yang mudah dipahami pelanggan, misalnya Dikirim dari, Asal pengiriman, atau Gudang.
  2. Kosongkan untuk memakai placeholder default plugin (Asal Pengiriman).

3. Pilih kota untuk setiap Shipping Origin

  1. Shipping Origin #1: pilih kota gudang utama (default).
  2. Shipping Origin #2 hingga #N: pilih kota untuk setiap lokasi lain.
  3. Hindari membiarkan slot aktif tanpa kota jika produk akan merujuk ke slot tersebut.
  4. Klik Simpan perubahan.

4. Verifikasi di ringkasan IndoOngkir

  1. Buka tab IndoOngkir (section utama / requirements).
  2. Baris Shipping Origin harus menampilkan status hijau dengan daftar kota Multi-Origin.

IndoOngkir Multi Origin

Cara memastikan berhasil

  • Setiap slot yang dipakai menampilkan nama kota, bukan Pilih Kota Asal Pengiriman…
  • Di edit produk, checkbox origin menampilkan Shipping Origin #N (Nama Kota) untuk slot yang terisi
  • Ongkir di checkout berbeda ketika origin diganti (Single Origin) atau sesuai origin per item (Multiple Origin)

Catatan dan troubleshooting

Jumlah origin diubah tetapi slot lama masih muncul

  • Simpan ulang setelah mengubah Jumlah Multi-Origin
  • Origin di atas angka baru tidak ditampilkan di admin, tetapi data kota lama bisa tetap tersimpan di database

Kota tidak ditemukan di dropdown

  • Pastikan koneksi ke data wilayah IndoOngkir normal
  • Coba refresh halaman pengaturan atau hapus cache ongkir

Origin #1 wajib diisi

  • Origin #1 adalah default sistem. Jika kosong, peringatan belum ada shipping origin muncul di tab IndoOngkir

Koordinasi dengan modul lain

  • IndoOngkirCustom: aturan ongkir manual juga per origin jika multi-origin aktif (switcher Origin #N di tab IndoOngkirCustom)
  • IndoShippingLabel: data toko label bisa berbeda per origin

Terakhir diperbarui 27 Juli 2026