Lewati ke konten
WPBisnis Documentation
Esc
navigateopen⌘Jpreview
Di halaman ini

Best Practice Menggunakan IndoMultiOrigin (IndoOngkir Suite)

Tips praktis IndoMultiOrigin: add-to-cart di single product, origin default, uji checkout, koordinasi IndoOngkirCustom, dan fulfillment multi-gudang.

IndoMultiOrigin bikin alur logistik jadi lebih fleksibel, tetapi konsekuensinya alur belanja pelanggan juga ikut berubah. Tanpa penyesuaian tema, katalog, dan proses fulfillment, multi-origin bisa membingungkan pembeli atau membuat ongkir terasa “acak”.

Tutorial ini merangkum praktik yang paling aman berdasarkan perilaku plugin dan pengalaman implementasi di toko Indonesia.

Prasyarat

  • IndoMultiOrigin sudah dikonfigurasi dan diuji minimal sekali di staging atau mode uji
  • Tim fulfillment memahami dari kota mana setiap pesanan harus dikirim

Rekomendasi utama

Area Praktik terbaik
Add-to-cart Saat Multiple Origin Checkout aktif, arahkan pembelian lewat halaman produk saja. Hindari tombol beli di Shop, kategori, atau tag
Origin default Isi Shipping Origin #1 sebagai gudang utama. Slot #1 dipakai sebagai fallback sistem
Checkout Type Pilih Single Origin jika operasional menggabungkan pesanan ke satu gudang; pilih Multiple Origin hanya jika benar-benar mengirim per gudang dalam satu invoice
Label pelanggan Gunakan Origin Text yang jelas (Dikirim dari, Gudang pengiriman) agar pembeli paham pilihan mereka
Produk Batasi origin per produk (specific) jika stok tidak tersedia di semua gudang
Ongkir custom Jika memakai IndoOngkirCustom, buat aturan terpisah per Origin #N lewat switcher di tab IndoOngkirCustom
Go-live Uji checkout dengan produk dari origin berbeda sebelum promosi atau iklan berjalan

Langkah persiapan go-live

1. Audit tema dan katalog

  1. Nonaktifkan atau sembunyikan quick add / AJAX add-to-cart di loop produk jika memakai Multiple Origin.
  2. Pastikan tombol Beli di arsip produk mengarah ke halaman produk, bukan langsung ke keranjang.

2. Standarkan konfigurasi produk

  1. Tentukan produk mana yang all origins vs specific.
  2. Dokumentasikan mapping SKU ke gudang untuk tim gudang.

3. Uji skenario pelanggan

  1. Single Origin: keranjang multi-produk, pilih origin di checkout, selesaikan order uji.
  2. Multiple Origin: dua produk dari gudang berbeda dalam satu checkout, pastikan dua paket ongkir masuk akal.
  3. Cek email order dan halaman Terima kasih menampilkan origin.

IndoOngkir Multi Origin

IndoOngkir Multi Origin

Cara memastikan operasional lancar

  • Dashboard IndoOngkir menampilkan Shipping Origin valid (status hijau)
  • Tidak ada slot Not setup yang masih dipakai produk aktif
  • Tim CS tahu cara membaca origin di detail order WooCommerce

Catatan dan troubleshooting

Pelanggan mengeluh ongkir “mahal” karena multi paket

  • Pertimbangkan Single Origin Checkout dan kebijakan penggabungan pengiriman
  • Beri informasi di halaman produk bahwa pesanan multi-gudang bisa menambah biaya kirim

Tema marketplace / multi-vendor

  • Pastikan vendor tidak menimpa meta Multi-Origin produk
  • Uji dengan plugin vendor aktif di staging

Cache ongkir usang setelah ganti origin global

  • Hapus Cache Data Ongkir di tab IndoOngkir setelah mengubah daftar Shipping Origin

Terakhir diperbarui 27 Juli 2026